Seorang saksi bernama Rahmat Imran memenuhi panggilan Polda Metro Jaya meski baru menjalani operasi besar. Ia hadir untuk memberikan keterangan terkait dugaan ijazah palsu mantan Presiden Jokowi. Rahmat berharap proses penyelidikan berjalan transparan dan tuntas, serta menegaskan pentingnya keterbukaan dalam penanganan kasus ini.